Contact Us WA Support

Perbedaan Traffic dan Conversion Meta Ads, Mana yang Paling Efektif Buat Bisnismu

Ahmad Syafaat

Perbedaan Traffic dan Conversion Meta Ads
Perbedaan Traffic dan Conversion Meta Ads

Perbedaan Traffic dan Conversion Meta Ads itu sebenernya hal yang sering bikin banyak pengiklan bingung banget terutama buat kamu yang baru mulai belajar dunia periklanan digital. Banyak orang asal pilih objective tanpa ngerti dulu fungsi dasarnya, padahal objective itu tuh fondasi penting banget yang bakal nentuin arah performa iklan kamu nantinya.

Makanya kalo kamu asal jalan tanpa ngerti bedanya traffic sama conversion, jangan heran kalo hasil iklan kamu malah zonk dan bikin kamu kesel sendiri.

Di artikel perbedaan traffic dan conversion Meta Ads ini, kita bakal bahas bedanya dua objective ini secara secara jelas, dengan bahasa yang mudah kamu pahami, sehingga gak ada drama bingung-bingung lagi. Jadi jangan kemana-mana, lanjut baca sampe abis ya, biar kamu makin paham dan ga salah pilih strategi iklan lagi.

KELAS META SALES

Fungsi Objective di Meta Ads itu Penting Banget!

Biar kamu nggak asal klik pas bikin iklan, penting banget paham fungsi objective di Meta Ads sebelum lanjut ke perbedaan traffic dan conversion Meta Ads. ini nih beberapa fungsinya:

1. Objective Menentukan Tujuan Kampanye

Di level campaign, kamu harus pilih objective yang paling sesuai sama tujuan bisnis kamu. Pilihan objective ada banyak, mulai dari Brand Awareness, Video Views, Lead Generation, Traffic, Conversions, dan lainnya.

2. Meta Ads Manager Mengatur Optimasi Iklan

Setelah kamu pilih objective, sistem machine learning Facebook bakal otomatis optimasi iklan supaya tampil ke orang-orang yang paling mungkin melakukan tindakan sesuai objective kamu.

3. Audience Targeting Jadi Lebih Efektif

Dengan jutaan pengguna Facebook, Instagram, dan Messenger, algoritma Meta pinter banget nemuin audiens yang cocok sama tujuan kampanye kamu. Jadi pilih objective itu bukan cuma klik tombol, tapi juga pengaruh besar ke performa iklan secara keseluruhan.

Perbedaan Traffic dan Conversion Meta Ads

Objective Traffic dan Cara Kerjanya

Sekarang kita bahas dulu kampanye yang paling basic tapi masih super berguna, yaitu Traffic. Kalo sesuai namanya, objective Traffic itu dioptimalkan buat dapetin klik sebanyak mungkin.

Jadi, kalo kamu pilih campaign Traffic, iklan kamu bakal diprioritaskan buat ditayangin ke pengguna yang paling suka atau paling sering ngeklik postingan atau tombol tertentu. Tujuannya jelas banget, dapetin kunjungan ke website atau landing page kamu.

Buat kamu yang fokus ningkatin jumlah pengunjung website, campaign Traffic tuh bisa jadi pilihan paling tepat. Ibaratnya, Traffic ini kaya ngundang banyak orang dateng ke toko kamu di dunia nyata.

Semakin ramai, semakin banyak yang liat produk kamu, dan semakin besar potensi buat closing di kemudian hari. Contohnya nih, Contoh iklan traffic biasanya dipake buat Kampanye nambah jumlah pengunjung blog atau artikel review produk di website kamu.

Kampanye ngumpulin data retargeting karena kamu butuh pixel ngerekam visitor dulu sebelum mulai ngejar mereka. Pengumuman promo, event, atau peluncuran produk baru yang butuh exposure cepat.

Tapi di balik kelebihannya, iklan Traffic ini punya kekurangan juga. Walaupun kliknya banyak, tapi belum tentu menghasilkan pembelian. Banyak orang bisa aja cuma klik iseng trus cabut tanpa tindakan lebih lanjut. Jadi objektif ini lebih cocok buat awareness dan pemanasan audience.

Baca Juga : Cara Interaksi yang Benar di Facebook Pro

Objective Conversions dan Cara Kerjanya

Sekarang kita pindah ke objective kedua, yaitu Conversions. Berbeda dari Traffic, campaign perbedaan traffic dan conversion Meta Ads tuh bukan cuma ngejar klik, tapi ngejar tindakan yang terjadi di website kamu.

Tindakan ini bisa macam-macam tergantung bisnis kamu. Misalnya kalo kamu punya toko online, conversion yang kamu cari pasti pembelian. Tapi kalo website kamu bukan ecommerce, bisa aja conversionnya berupa submit form, daftar newsletter, download katalog, atau klik tombol WhatsApp.

Supaya iklan conversions bisa jalan, kamu wajib banget pasang Facebook Pixel atau Meta Pixel di website kamu. Pixel ini nge-track tindakan pengguna di website dalam bentuk event-event tertentu, misalnya ViewContent, AddToCart, InitiateCheckout, dan Purchase.

Nah data dari pixel inilah yang dipake Facebook buat optimasinya. Dan yang lebih gokil lagi, kamu juga bisa bikin Custom Conversions Meta yang lebih spesifik lagi sesuai kebutuhan kamu.

Misalnya kamu mau event khusus ketika orang mengisi nomor WhatsApp, ketika orang download file PDF, atau ketika orang buka halaman terima kasih setelah submit form. Semua itu bisa dijadikan dasar optimasi iklan conversion supaya lebih tepat sasaran.

Pixel juga berguna buat bikin audience lookalike dan retargeting. Misalnya kalo kamu punya event Purchase, kamu bisa suruh Facebook buat nyari orang yang kemungkinannya besar buat membeli juga.

Perbedaan Traffic dan Conversion Meta Ads

Perbedaan Traffic dan Conversion Meta Ads Secara Nyata

Sekarang masuk ke poin paling penting: apa sih perbedaan traffic dan conversion Meta Ads dan kapan kamu harus pake yang mana? Ini nih gambaran real-nya. Kalo tujuan kamu cuma buat dapetin klik sebanyak mungkin ke website, pilih objective Traffic.

Tapi kalo tujuan kamu dapetin tindakan spesifik kaya pembelian atau lead, maka kamu wajib pake objective Conversions.

Secara teori memang supaya dapet conversion kamu butuh traffic dulu, tapi audience yang dioptimasi sama Facebook itu beda. Orang yang hobi ngeklik belum tentu orang yang serius beli. Makanya hasil paling umum yang sering kejadian yaitu:

  • Iklan Traffic: klik tinggi tapi conversion rendah.
  • Iklan Conversions: klik lebih sedikit tapi hasil pembelian atau lead jauh lebih tinggi.

Misalnya nih, kamu punya campaign jual sepatu. Kalo kamu nganin Traffic, mungkin kamu dapet 10.000 klik tapi cuma 10 yang beli. Tapi kalo pake Conversions, mungkin cuma 1.000 klik tapi pembeli jadi 50 orang. Jadi lebih efektif.

META ADS

KELAS META SALES

Conversion event Facebook Itu Berperan Besar

Di objective conversions, kamu harus pilih event optimasi yang tepat. Pilihannya bisa ViewContent, AddToCart, InitiateCheckout, Purchase, dan lain-lain. Pilihan ini disebut conversion event Facebook.

Dan kamu harus pilih event sesuai dengan tahap funnel audience kamu. Kalo bisnis kamu baru mulai dan belum ada pembelian, mending mulai optimasi ke AddToCart dulu. Setelah datanya cukup banyak, baru pindah ke Purchase.

Sekarang kamu udah ngerti jelas bedanya objective traffic dan conversions di Meta Ads. Pilih objective traffic kalo kamu butuh ngejar klik dan kunjungan sebanyak mungkin.

Tapi pilih conversions kalo kamu ingin mendapatkan tindakan spesifik seperti pembelian atau pengisian formulir. Keduanya punya fungsi dan peran masing-masing tergantung dari strategi funnel iklan kamu. Tinggal kamu sesuaikan aja sama tujuan bisnis dan kondisi data pixel kamu.

Dan kalo kamu ngerasa iklan kamu selama ini kliknya gede tapi ga ada yang jadi pelanggan, mungkin salah satu penyebabnya adalah kamu salah pilih objective. Jadi mulai sekarang jangan asal klik tombol boost post atau asal jalan campaign ya, tapi pahami strategi dasarnya dulu.

Dan akhirnya, semua pembahasan di artikel perbedaan traffic dan conversion Meta Ads ini kembali lagi ke satu tujuan utama, memahami dan memaksimalkan perbedaan traffic dan conversion Meta Ads.

Baca Top Artikel : 6 Foto yang Laku di Shutterstock

Bagikan:

Tags

Related Post

Diskon hingga 75% hanya hari ini!

Kuasai hardskill, softskill di era canggih sekarang ini dan dapatkan bimbingan karier terlengkap untuk menjadi talenta digital yang siap kerja.

Lihat Katalog Sekarang