Contact Us WA Support

Begini 10 Cara Menggunakan HighLevel CRM Biar Bisnis Kamu Nggak Jalan di Tempat

Ahmad Syafaat

Cara Menggunakan HighLevel CRM
Cara Menggunakan HighLevel CRM

Dunia bisnis sekarang udah bukan soal siapa yang paling gede modalnya, tapi siapa yang paling rapi ngatur prospek, pelanggan, dan komunikasi. Banyak orang kejebak promosi ke sana-sini tapi ujungnya bingung sendiri karena data berantakan, follow up kelewat, dan peluang cuan keburu dingin. Di titik inilah Cara Menggunakan Highlevel CRM jadi senjata penting buat kamu yang pengin bisnisnya keliatan profesional, jalan sistematis, tapi tetap fleksibel buat semua skala usaha.

Kamu juga bisa mempelajari cara ubah konten Anda jadi produk yang laku dijual lewat Informanen, supaya sistem bisnis nggak cuma rapi tapi juga efektif mendatangkan hasil.

HighLevel atau yang sering disebut GoHighLevel ini bukan cuma alat kirim pesan doang. Ini sistem all-in-one yang bisa ngatur landing page, automation, kalender, pipeline, sampai review Google, semuanya nyatu di satu dashboard.

Kalau kamu pakai Cara Menggunakan Highlevel CRM dengan benar, kerjaan yang biasanya makan waktu berjam-jam bisa dipadatkan jadi sistem otomatis yang jalan sendiri.

DOWNLOAD EBOOK INFORMANEN

Cara Menggunakan HighLevel CRM

10 Cara Menggunakan HighLevel CRM Dalam Bisnis

1. Pahami Dulu Alur Kerja HighLevel Biar Nggak Salah Langkah

Sebelum kamu terjun ke Cara Menggunakan Highlevel CRM, penting banget ngerti alur besar HighLevel. Platform ini dirancang buat ngawal calon pelanggan dari pertama kenal bisnis kamu, nyobain penawaran, sampai akhirnya jadi pelanggan tetap. Semua proses ini bisa kamu pantau tanpa harus buka banyak aplikasi.

Mulainya selalu dari satu titik penting: perhatian calon pelanggan. Dari situ, HighLevel ngebantu kamu ngumpulin data, ngatur komunikasi, dan ngejaga relasi tetap hidup. Jadi bukan asal broadcast, tapi komunikasi yang terstruktur dan relevan. Kalau anda pengin belajar strategi yang lebih tajam, Informanen bisa jadi referensi buat optimasi setiap konten dan workflow.

DOWNLOAD EBOOK INFORMANEN

2. Buat Landing Page yang Fokus ke Penawaran Uji Coba Gratis

Langkah pertama dalam cara menggunakan HighLevel CRM adalah bikin halaman arahan atau landing page yang jelas tujuannya. Jangan kebanyakan basa-basi. Landing page ini tugasnya satu: bikin orang tertarik daftar uji coba gratis.

Di HighLevel, kamu bisa bikin landing page langsung tanpa ribet coding. Tinggal pilih template, atur headline, jelasin manfaat singkat, dan pasang form pendaftaran. Fokus ke satu masalah utama yang sering dialami target kamu, lalu tawarkan solusi lewat uji coba gratis.

Pastikan form yang kamu buat terhubung langsung ke sistem CRM. Begitu orang isi nama, email, dan nomor HP, datanya langsung masuk ke database. Ini penting banget karena dari sinilah semua automation bakal jalan. Landing page ini ibarat pintu masuk ke sistem bisnis kamu.

3. Atur Sistem Otomatis Begitu Calon Pelanggan Daftar

Begitu seseorang daftar lewat landing page, HighLevel langsung bisa bergerak otomatis. Di sinilah kekuatan sistemnya kerasa banget. Kamu nggak perlu lagi kirim pesan manual satu-satu.

HighLevel bisa otomatis ngirim SMS dan email pengingat ke calon pelanggan. Isinya bisa kamu atur sesuai gaya brand kamu. Bisa berupa ucapan selamat datang, info langkah selanjutnya, atau reminder buat jadwal uji coba.

Semua ini diatur lewat workflow automation. Kamu tinggal set: kalau ada kontak baru masuk dari landing page, maka kirim email A, lalu SMS B, lalu tunggu sekian jam, lalu kirim follow up berikutnya. Sistem ini bikin calon pelanggan ngerasa diperhatiin tanpa kamu harus mantengin layar.

4. Manfaatkan Kalender GHL untuk Booking Sesi Uji Coba

Langkah selanjutnya dalam cara menggunakan HighLevel CRM adalah pemesanan jadwal uji coba lewat kalender bawaan GHL. Fitur ini penting banget biar jadwal kamu nggak tabrakan dan calon pelanggan bisa pilih waktu sendiri.

Kamu tinggal bikin kalender, atur jam tersedia, durasi sesi, dan hubungkan ke akun Google Calendar kamu. Setelah itu, link kalender ini bisa kamu kirim otomatis lewat email atau SMS setelah mereka daftar.

Begitu calon pelanggan pilih jadwal, sistem langsung ngeblok waktu tersebut dan kirim reminder otomatis sebelum sesi dimulai. Ini ngurangin risiko orang lupa atau batal mendadak. Semuanya tercatat rapi tanpa kamu harus bolak-balik konfirmasi manual.

Cara Menggunakan HighLevel CRM

5. Lacak Perjalanan Prospek Lewat Sales Pipeline

Salah satu fitur paling krusial dalam Cara Menggunakan Highlevel CRM adalah pipeline atau saluran penjualan. Di sinilah kamu bisa lihat posisi setiap prospek secara visual. Mulai dari baru daftar, sudah ikut uji coba, follow up, sampai closing.

Dengan pipeline ini, kamu nggak lagi nebak-nebak. Kamu bisa langsung tahu berapa banyak prospek yang masih hangat, mana yang perlu di-follow up, dan mana yang udah siap jadi pelanggan. Tinggal geser kartu prospek dari satu tahap ke tahap lain sesuai progresnya.

Pipeline ini juga bikin tim kamu lebih sinkron. Semua orang tahu harus ngapain ke prospek yang mana. Nggak ada lagi cerita dobel follow up atau prospek kelupaan.

6. Optimalkan Automation untuk Follow Up Tanpa Capek

Banyak bisnis gagal bukan karena produknya jelek, tapi karena follow up-nya lemah. Di Cara Menggunakan Highlevel CRM, kamu bisa bikin rangkaian follow up otomatis yang jalan berhari-hari bahkan berminggu-minggu.

Misalnya, setelah sesi uji coba selesai, sistem bisa otomatis kirim email terima kasih. Dua hari kemudian kirim SMS nanya kesan. Tiga hari setelahnya kirim penawaran lanjutan. Semua ini jalan tanpa kamu sentuh lagi.

Automation ini fleksibel banget. Kamu bisa sesuaikan dengan respon prospek. Kalau mereka klik link tertentu, sistem bisa langsung pindahin mereka ke jalur komunikasi yang berbeda. Ini bikin pendekatan kamu terasa personal walaupun sistemnya otomatis.

7. Kirim Permintaan Ulasan Otomatis Setelah Masa Uji Coba

Setelah masa uji coba selesai, jangan berhenti di situ. HighLevel punya fitur buat minta ulasan otomatis. Ini penting banget buat ningkatin kepercayaan dan peringkat Google bisnis kamu.

Sistem bisa kamu atur buat ngirim pesan ke pelanggan yang puas, lalu arahkan mereka ke halaman ulasan Google. Proses ini kelihatan simpel, tapi dampaknya gede. Ulasan positif bikin bisnis kamu keliatan lebih kredibel di mata calon pelanggan baru.

Yang keren, kamu bisa filter siapa saja yang dikirimi permintaan ulasan. Jadi nggak asal kirim ke semua orang, tapi ke mereka yang memang udah nunjukin respon positif selama uji coba.

8. Kelola Semua Komunikasi di Satu Dashboard

Salah satu alasan kenapa banyak orang betah pakai Cara Menggunakan Highlevel CRM adalah karena semua komunikasi nyatu di satu tempat. SMS, email, WhatsApp, bahkan pesan dari Facebook bisa masuk ke satu inbox.

Kamu nggak perlu buka banyak aplikasi. Tinggal login, semua percakapan kelihatan rapi. Ini bikin kamu atau tim kamu bisa respon lebih cepat dan konsisten.

Untuk masuk ke sistem, kamu cukup akses Go High Level login sesuai level akun kamu. Kalau kamu pemilik akun utama, biasanya pakai Go high level Admin Login buat ngatur semua setting, user, dan automation. Dari sini, kamu bisa kontrol penuh tanpa ribet.

9. Pahami Struktur Akun dan Hak Akses Pengguna

Dalam Cara Menggunakan Highlevel CRM, penting juga ngerti struktur akun. Ada admin, user, dan sub-account. Setiap level punya akses berbeda. Ini berguna banget kalau kamu kerja bareng tim.

Admin bisa ngatur segalanya, mulai dari workflow, integrasi, sampai billing. User biasanya fokus ke komunikasi dan follow up. Dengan pembagian ini, kerjaan jadi lebih aman dan terstruktur.

Kalau kamu kelola banyak klien, HighLevel juga mendukung multi-account. Jadi tiap klien punya dashboard sendiri tanpa campur aduk data.

10. Sesuaikan Strategi dengan Go High Level Pricing

Sebelum kamu pakai semua fitur, penting juga ngerti soal Go high Level pricing. Setiap paket punya batasan dan keunggulan masing-masing. Ada yang cocok buat solopreneur, ada juga yang pas buat agency besar.

Dengan ngerti struktur harga, kamu bisa manfaatin fitur yang sesuai kebutuhan tanpa buang-buang biaya. Fokus ke fitur yang bener-bener kepakai dalam alur bisnis kamu, bukan sekadar ikut-ikutan.

Integrasikan HighLevel dengan Strategi Bisnis Kamu

HighLevel bukan alat sulap. Hasilnya bakal maksimal kalau kamu integrasikan dengan strategi bisnis yang jelas. Tentuin dulu target pasar, alur penawaran, dan gaya komunikasi kamu. Setelah itu, baru tuangkan ke dalam sistem.

Dengan begitu, Cara Menggunakan Highlevel CRM bukan cuma soal teknis klik sana-sini, tapi soal membangun sistem bisnis yang jalan otomatis, rapi, dan siap dikembangin.

Semua fitur yang ada saling nyambung dan saling nguatkan, bikin bisnis kamu naik level tanpa drama operasional yang bikin pusing. Untuk tips lebih lanjut agar setiap konten dan workflow efektif mendatangkan hasil, Informanen bisa jadi panduan tambahan buat optimasi bisnis anda.

Cara Menggunakan HighLevel CRM

DOWNLOAD EBOOK INFORMANEN

Bagikan:

Tags

Related Post

Diskon hingga 75% hanya hari ini!

Kuasai hardskill, softskill di era canggih sekarang ini dan dapatkan bimbingan karier terlengkap untuk menjadi talenta digital yang siap kerja.

Lihat Katalog Sekarang