Gila sih, sekarang pembayaran makin gampang banget, apalagi buat UMKM. Kamu nggak perlu ribet narik duit tunai atau hitung recehan. Semua bisa lewat QRIS! Tapi sebelum itu, kamu mesti ngerti cara pakai QRIS untuk UMKM, biar bisnis kamu makin lancar dan profesional. Bahkan, banyak pelaku usaha yang mulai nggabungin QRIS dengan platform finansial digital kayak Duitorium supaya arus kas dan laporan keuangan makin kepegang.
QRIS itu basically QR Code yang bisa dipakai semua pembayaran digital, jadi nggak perlu ribet punya banyak QR dari tiap bank atau e-wallet. Gokil kan? Nah, sekarang kita bakal bedah step by step cara pakai QRIS untuk UMKM biar kamu ngerti dan bisa langsung praktek tanpa drama.
5 Cara Pakai QRIS untuk UMKM
Langsung saja kita masuk ke cara pakai QRIS untuk UMKM di bawah ini:
1. Persiapkan Dokumen Usaha
Sebelum kamu bikin QRIS, hal pertama dalam cara pakai QRIS untuk UMKM yang wajib banget dilakukan adalah prepare dokumen usaha. Ini penting supaya nggak ada drama pas proses verifikasi.
Dokumen yang biasanya diminta antara lain KTP, NPWP (kalau ada), sama dokumen legalitas usaha. Buat UMKM, dokumen ini bisa macem-macem: bisa NIB (Nomor Induk Berusaha), SIUP, atau Surat Keterangan Usaha dari kelurahan.
Pastikan semua dokumen yang kamu siapin itu jelas, nggak buram, dan cocok sama identitas usaha. Jangan sampe salah satu dokumen nggak valid, ntar proses daftar QRIS kamu bisa ketunda.
Ini step kecil tapi penting banget, karena kalau keliru di awal, bisa bikin ribet ke depannya. Selain itu, dokumen yang lengkap bikin PJSP dan Bank Indonesia gampang nge-proses, jadi waktu kamu nggak terbuang percuma.

2. Pilih PJSP (Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran)
Setelah dokumen ready, cara pakai QRIS untuk UMKM berikutnya adalah milih PJSP alias Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran. PJSP ini bisa bank atau fintech yang resmi dan diawasi Bank Indonesia.
Banyak banget pilihan, dari bank gede sampe aplikasi keuangan populer yang udah support QRIS. Beberapa PJSP bahkan bisa diintegrasikan dengan tools pengelolaan keuangan seperti Duitorium, jadi transaksi QRIS langsung nyambung ke pencatatan keuangan.
Kamu bisa bandingin keuntungan masing-masing PJSP. Misal ada yang tawarin biaya admin lebih rendah, ada yang integrasi laporan penjualan gampang, atau ada yang customer service-nya cepet respon kalau ada masalah.
Pilih yang sesuai sama kebutuhan bisnismu. Ini penting biar kamu nggak cuma punya QRIS, tapi juga nyaman pakai-nya sehari-hari.
Selain itu, beberapa PJSP juga ngasih fitur tambahan kayak laporan penjualan digital yang bisa langsung diakses lewat smartphone. Jadi kamu nggak perlu ribet buka buku catatan manual atau spreadsheet. Semua transaksi tercatat otomatis, rapi, dan bisa dianalisis buat strategi penjualan ke depannya.
3. Isi Formulir Pendaftaran
Nah, abis pilih PJSP, cara pakai QRIS untuk UMKM selanjutnya kamu bakal diminta isi formulir pendaftaran. Biasanya bisa online lewat aplikasi atau website resmi PJSP, tapi kalau kamu pengen face-to-face, bisa juga datang langsung ke cabang bank.
Formulir ini isinya lengkap, mulai dari data diri, detail usaha, alamat, kategori bisnis, sampe upload dokumen yang tadi udah kamu siapin. Penting banget untuk ngisi semua data dengan teliti. Salah sedikit aja, proses persetujuan QRIS kamu bisa melambat. Jadi jangan buru-buru, santai tapi serius nge-fill form ini.
Selain itu, pastiin kamu nggak salah upload dokumen atau salah tulis alamat, karena itu sering jadi alasan verifikasi ditolak. Kalau ada yang kurang jelas, mending kontak CS PJSP sebelum submit form biar nggak bolak-balik.
4. Verifikasi Data dan Proses Approval
Begitu formulir udah terkirim, PJSP bakal mulai verifikasi data. Ini cara pakai QRIS untuk UMKM yang sebenernya bikin deg-degan, tapi tenang aja, kamu nggak perlu ribet. PJSP bakal cek keaslian dokumen, kecocokan data pemilik usaha, sampai mungkin konfirmasi lewat email atau telepon.
Biasanya proses verifikasi QRIS ini makan beberapa hari kerja, tergantung kebijakan masing-masing PJSP. Kalau semua dokumen valid, permohonan kamu bakal disetujui sama Bank Indonesia. Di sini kamu cuma perlu sabar nunggu, jangan panik kalau belum ada kabar hari itu juga.
Sambil nunggu approval, kamu bisa mulai prepare lokasi buat naruh QRIS, kayak meja kasir atau etalase toko. Jadi begitu QRIS aktif, kamu bisa langsung pakai tanpa ribet.
5. Aktivasi dan Cetak QRIS
Setelah approval dalam cara pakai QRIS untuk UMKM, kamu bakal dikasih kode QRIS yang bisa langsung dipakai. Kode ini biasanya berupa softcopy yang bisa dicetak sendiri, tapi ada juga PJSP yang kirim versi fisik kayak stand display.
Taruh QRIS kamu di tempat strategis, misalnya di dekat kasir atau meja depan toko. Jangan lupa coba beberapa transaksi uji coba biar yakin semua payment app bisa scan QR kamu tanpa error.
Dengan satu QRIS, kamu bisa terima pembayaran dari hampir semua bank dan e-wallet populer di Indonesia. Ini dia salah satu keunggulan terbesar, karena kamu nggak perlu ribet punya banyak QR untuk tiap payment app.
Cara Pakai QRIS untuk UMKM QR Code
Setelah QRIS aktif, pertanyaan selanjutnya pasti cara pakai QRIS untuk UMKM QR Code. Simple banget sih, tapi banyak UMKM masih bingung. Intinya, pelanggan cuma tinggal scan QRIS yang kamu tempelin di kasir atau meja.
Terus mereka pilih metode pembayaran yang mereka mau, misal pakai e-wallet atau mobile banking. Transaksi langsung ter-record otomatis, jadi kamu nggak perlu hitung manual.
Yang keren lagi, data transaksi ini bisa langsung masuk ke laporan penjualan digital kamu. Jadi kamu bisa analisis omzet harian, mingguan, bahkan bulanan tanpa repot. Beberapa PJSP bahkan ngasih dashboard analitik yang lengkap banget, jadi kamu bisa liat trend jualan secara real-time.

Cara Membuat QRIS All Payment
Ada juga istilah Cara Membuat QRIS All Payment, ini maksudnya QRIS kamu bisa dipakai semua payment app. Cara bikinnya sama dengan cara pakai QRIS untuk UMKM, tapi pastiin pilih PJSP yang support all payment. Jangan sampai kamu bikin QRIS tapi cuma bisa dipake satu atau dua e-wallet, itu mah percuma.
Dengan QRIS All Payment, kamu nggak cuma mempermudah pelanggan, tapi juga ningkatin profesionalitas bisnis. Bayangin aja, semua orang bisa bayar di tempat kamu tanpa ribet, dari GoPay, OVO, Dana, sampai bank transfer langsung via QR. Praktis banget kan?
Cara Membuat QRIS untuk Pribadi
Selain buat usaha, QRIS juga bisa dibuat untuk pribadi. Istilahnya cara membuat QRIS untuk pribadi. Ini cocok buat freelancer, penjual online kecil, atau siapa aja yang pengen terima pembayaran digital tanpa ribet.
Step-nya mirip, siapin identitas, pilih PJSP, isi form, verifikasi, lalu aktifkan QRIS. Kelebihannya, kamu bisa nerima pembayaran langsung dari teman, pelanggan, atau partner bisnis tanpa harus punya rekening sama. Praktis dan modern banget buat gaya hidup digital sekarang.
Tips Sukses Gunain QRIS di UMKM
Supaya QRIS di UMKM kamu makin maksimal, ada beberapa tips yang bisa dipraktekin:
- Tempatin QRIS di spot yang gampang diliat, jangan di pojokan.
- Sediakan dua versi, softcopy di hape dan cetak di meja kasir.
- Selalu cek transaksi masuk, jangan sampai ada error.
- Gunain QRIS untuk promo atau diskon digital biar pelanggan makin tertarik.
- Update data usaha di PJSP kalau ada perubahan alamat, nama usaha, atau kategori bisnis.
Dengan ngikutin tips ini, QRIS bukan cuma alat pembayaran, tapi juga bikin bisnis kamu keliatan lebih profesional dan kekinian.
Keuntungan Pakai QRIS
Selain gampang, pakai QRIS punya banyak keuntungan:
- Bisa terima pembayaran dari semua e-wallet dan bank.
- Transaksi tercatat otomatis, gampang buat laporan keuangan.
- Kurangi risiko salah hitung kalau cuma manual.
- Bikin pelanggan nyaman karena semua metode pembayaran ada di satu kode QR.
- Bisa dipake di berbagai jenis usaha, dari toko fisik, online shop, sampai food stall kecil.
Bisa dibilang, QRIS adalah solusi digital paling canggih buat UMKM sekarang. Tanpa QRIS, kamu bakal ketinggalan sama kompetitor yang udah masuk ke era pembayaran cashless.
Nah, itulah penjelasan mengenai cara pakai QRIS untuk UMKM. QRIS bisa ningkatin branding usaha kamu. Bayangin pelanggan datang, liat QRIS yang rapi dan profesional, pasti langsung ngerasa percaya sama bisnis kamu.
Ini otomatis bikin omzet lebih stabil karena pelanggan lebih nyaman transaksi digital tanpa drama. Ditambah lagi, kalau transaksi QRIS dikelola bareng platform finansial seperti Duitorium, urusan keuangan jadi lebih rapi, transparan, dan siap dibawa berkembang.











