Dalam dunia bisnis, strategi pemasaran memang terus berkembang sesuai dengan zaman. Kemampuan di bidang marketing artinya dalam bahasa Indonesia pun sangat diperlukan untuk mengenalkan produk ataupun jasa kepada calon konsumen.
Strategi marketing juga memegang peranan penting untuk memperluas jangkauan pemasaran, meski terdengar demikian bagi Sebagian orang terkadang masih mengabaikan salah satu kemampuan ini. Pemasaran pun ikut berkembang seiring perkembangan zaman. Mulai dari cara-cara sederhana hingga yang berbasis teknologi digital, semua bermuara pada satu tujuan: menjangkau konsumen dan memperluas pasar. Jadi, apakah kamu tahu makna sebenarnya tentang marketing itu?
Bagi kamu yang masih mencari makna dan ingin mempelajari marketing. Berikut ini ada ulasan singkat mengenai marketing dan lingkup lainnya yang bisa menjadi bekal untuk membuka bisnis!
Apa Itu Marketing?
Marketing artinya dalam Bahasa Indonesia dikenal sebagai “pemasaran” yang mana hal ini merujuk pada sebuah aktivita dalam sebuah usaha, baik dalam bisnis skala kecil maupun besar.
Strategi marketing adalah sebuah proses yang menghubungkan antara produk atau jasa dengan konsumen yang menjadi target pasar. Bahkan makna kegiatan ini pun bukan sekedar promosi saja, marketing juga mendeskripsikan tentang kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan nilai jual, menawarkan solusi dalam produk dan menjalin hubungan jangka Panjang dengan kolega bisnis hingga konsumennya.
Kemudian, kata Marketing artinya dalam Bahasa Indonesia, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) bermakna tentang sebuah proses dalam memasarkan barang. Artinya, marketing bukan hanya soal menjual, tetapi juga tentang menciptakan solusi yang tepat bagi konsumen.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa arti dari kata marketing ini merujuk pada serangkaian aktivitas untuk mempromosikan dan menawarkan barang atau jasa kepada konsumen dengan tujuan memenuhi kebutuhan mereka, sekaligus membangun ikatan yang saling menguntungkan satu sama lain.
Jenis-Jenis Marketing
Sisi lain dari maknanya, marketing juga memiliki beberapa jenis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Bahkan model ini juga bisa memberikan dampak yang luar biasa dalam pemasaran jika diterapkan dengan baik dan benar, seperti di antaranya sebagai berikut:
Mouth to Mouth Marketing (Pemasaran dari Mulut ke Mulut)
Jenis marketing yang pertama ini benar-benar memanfaatkan kekuatan rekomendasi pribadi. Bahkan biasanya sang pelanggan sendirilah yang menceritakan pengalaman pribadinya Ketika memakai produk tersebut seperti testimoni. Keunggulan metode ini terletak pada biayanya yang nyaris tanpa pengeluaran.
Namun, kelemahan dari model marketing ini adalah sulit untuk mengontrol target pasar secara spesifik. Meski demikian, efek jangka panjang dari kepercayaan konsumen yang terbentuk sangat besar.
Digital Marketing
Digital marketing menjadi salah satu jenis pemasaran yang hanya memanfaatkan teknologi dan media ataupun internet. Bahkan ini memberikan kemudahan untuk menjangkau konsumen lebih luas. Bahkan kelebihan dari jenis ini adalah mampu mencapai target yang terukur dan hasilnya pun jauh lebih efektif. Bahkan para pebisnis bisa memanfaatkan mesin pencari Google, SEO ataupun media sosial seperti Facebook, Instagram hingga TikTok.
Meski diikuti dengan kemudahan dalam penggunaannya, tetapi tetap ada kelemahan dari jenis digital marketing ini seperti harus melakukan banyak riset untuk menjangkau pembeli yang lebih luas lagi.
Public Relations Marketing
Jenis ketiga dari marketing ini lebih fokus pada cara membangun citra positif perusahaan di mata public. Tujuan dari strategi ini adalah untuk mengajak para calon pembeli dan meningkatkan brand awareness. Bahkan biasanya, perusahaan ini akan melakukan kerja sama dengan media massa untuk menyampaikan pesan atau produk mereka. Contohnya seperti melakukan kolaborasi produk dengan influencer ataupun brand lainnya.
Transactional Marketing
Strategi marketing ini menekankan pada upaya meningkatkan penjualan dalam jumlah besar. Fokus utamanya adalah memaksimalkan transaksi tanpa terlalu memikirkan hubungan jangka panjang. Bahkan biasanya dilakukan untuk menarik pelanggan, contoh dari model ini adalah seperti melakukan diskon besar-besaran atau promosi musiman.
Multi-Level Marketing (Pemasaran Berjenjang)
Jenis marketing kelima yang dikenal oleh masyarakat yaitu MLM. Jenis ini memanfaatkan sistem jaringan atau keanggotaan bisnis. Produk didistribusikan melalui anggota yang juga berperan sebagai penjual.
Adapun keuntungan dari model ini adalah biaya distribusi yang lebih rendah dan keuntungan yang besar melalui komisi. Namun, jenis ini juga harus diawasi ketat agar tidak menimbulkan kasus hukum.
Manfaat Marketing untuk Kemajuan Bisnis
Setelah mengetahui beberapa jenis dan strategi dalam dunia marketing, ternyata ada manfaat yang lebih luar biasa jika benar-benar menguasai teknik marketing.
Adanya marketing juga dapat menjadi pondasi kuat dalam membangun bisnis jangka Panjang. Bagi kamu yang masih belum mengetahuinya, berikut ini ada beberapa manfaat yang bisa kamu terima jika kamu menerapkan marketing dalam usahamu, yaitu:
Memasarkan Produk Secara Luas
Marketing menjadi alat utama dalam memperkenalkan produk atau jasa yang disediakan oleh pemilik bisnis. Hal yang perlu diingat jika kamu tidak memasarkan produk atau jasamu dengan baik, maka para pelanggan pun tidak akan mengenal produkmu. Maka dari itu, untuk memulai usaha, pastikan kamu harus sudah mengetahui jenis dan model pemasaran yang diinginkan. Jika pemula, bisa mencoba dengan model digital marketing yang lebih mudah dilakukan hanya bermodalkan media sosial saja.
Sebagai Alat Ukur Jangkauan dan Efektivitas Produk
Melalui proses pemasaran yang tepat, tingkatan bisnis dapat mengetahui seberapa luas produk mereka dikenal di pasaran. Data ini bisa menjadi acuan dalam melakukan evaluasi, sekaligus menentukan apakah strategi yang diterapkan sudah tepat dan sesuai dengan tujuan pengembangan bisnis atau tidak.
Selain itu, pebisnis juga bisa melakukan promosi dengan mengikuti trend-trend masa kini agar berhasil menarik dan menjangkau pemasaran yang lebih luas.
Mengetahui dan Menghadapi Kompetitor
Dalam proses marketing, analisis produk dan kompetitor juga menjadi suatu hal yang wajib dilakukan. Dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan pesaing, perusahaan dapat merancang strategi yang lebih unggul untuk memenangkan pasar.
Maka dari itu, pemilihan strategi pemasaran pun sangat diperlukan dan tidak bisa gegabah. Apalagi setiap model pemasaran tersebut memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Jadi, harus disesuaikan dengan budget dan juga jenis produk ataupun jasa yang dijual.
Dari pemaparan dan penjelasan tentang dunia Marketing artinya dalam Bahasa Indonesia di atas, jelas bahwa marketing bukanlah sekadar aktivitas promosi barang atau jasa biasa. Kemudian, makna dari marketing sendiri merupakan sebuah proses panjang yang melibatkan riset, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi usaha yang dilakukan oleh pebisnis.
Hal ini dilakukan demi menciptakan hubungan jangka panjang antara produk dan konsumennya di kemudian hari. Kemudian, dengan memahami berbagai jenis dan strategi marketing, kamu bisa lebih siap bersaing di tengah ketatnya dunia bisnis saat ini.
Ingatlah, produk yang hebat tanpa marketing yang baik hanya akan menjadi barang yang tak terlihat di pasar. Maka dari itu, kuasai marketing, dan biarkan usaha Anda tumbuh serta menjangkau lebih banyak konsumen di masa depan.