Kalau kamu lagi nyari cara paling gampang buat beresin urusan domain sebelum jalanin iklan, maka panduan verifikasi domain di Meta Ads ini bakal jadi penyelamat banget. Banyak orang nggak sadar kalau verifikasi domain itu bukan cuma formalitas, tapi wajib biar iklan kamu aman, rapi, dan performanya maksimal.
Kabar baiknya, kalau kamu baca artikrel ini sampai selesai, kamu akan mendapat informasi lengkap mengenai panduan verifikasi domain di Meta Ads yang super duper gampang. Jadi, biar gak ketinggalan info, jangan skip sebelum kata terakhir, ya!

Kenapa Kamu Harus Verifikasi Domain di Meta Ads?
Sebelum langsung terjun ke teknis, penting banget buat paham kenapa fitur ini wajib dilakukan. Meta sebenarnya bikin langkah verifikasi domain untuk memastikan kamu adalah pemilik sah dari website yang kamu pasang di iklan. Selain itu, fitur ini ngebantu kamu mengontrol link preview, mencegah misuse, dan bikin tracking event jauh lebih akurat.
Di bagian ini, panduan verifikasi domain di Meta Ads berperan sebagai fondasi supaya sistem Meta bisa mengenali domain kamu secara resmi. Makanya, kalau kamu abai sama langkah ini, ada risiko iklan kamu ditolak, tracking kacau, atau event nggak kebaca.
Meta Ads juga nambahin berbagai fitur keamanan baru sejak update privasi iOS 14, makanya verifikasi domain jauh lebih penting dari sebelumnya.
Nggak cuma itu, Facebook domains list juga dipengaruhi dari domain-domain yang udah diverifikasi. Jadi, semakin cepat kamu urus, semakin aman bisnis kamu ke depannya. Intinya, ini langkah simple yang manfaatnya gede.

Jenis Verifikasi Domain di Meta Ads
Di panduan verifikasi domain di Meta Ads versi lengkap ini, kamu bakal lihat kalau Meta kasih tiga opsi, yakni upload file HTML, meta tag, dan DNS record. Semua punya kelebihan masing-masing, tapi kebanyakan orang milih DNS karena lebih aman dan cepat.
• Upload File HTML
Ini artinya kamu menaruh file HTML kecil ke dalam root folder website kamu. Cocok kalau kamu punya akses penuh ke hosting. Tapi kalau kamu kurang paham file manager, cara ini bisa bikin bingung.
• Meta Tag
Ini salah satu metode favorit karena simple banget. Kamu tinggal copy meta tag dari platform Meta, lalu tempel di bagian website. Cara ini juga dikenal dengan Facebook domain verification Meta tag. Biasanya dipakai sama pemilik website yang pakai CMS seperti WordPress.
• DNS Record (TXT)
Ini cara yang paling direkomendasikan karena stabil dan hampir nggak pernah error. Meta bakal kasih kode verifikasi, lalu kamu masuk ke DNS manager domain kamu dan tempel kodenya di TXT record. Setelah itu tinggal tunggu propagasi DNS.
Namun perlu diperhatikan, pada panduan verifikasi domain di Meta Ads kali ini, kita hanya akan fokus ke DNS karena paling gampang dipahami oleh pengguna umum.
Langkah-langkah Verifikasi Domain di Meta Ads
Di bagian ini, kita sudah masuk ke inti tutorialnya. Kamu bakal lihat kalau ternyata prosesnya nggak sesulit yang dibayangkan. Panduan verifikasi domain di Meta Ads ini bakal nuntun kamu dari nol sampai tuntas. So, jangan lupa dipraktekkan, ya!
1. Tambahkan Domain di Business Manager
Pertama-tama, pastikan kamu udah punya akses ke Facebook Business Manager. Setelah login, langsung masuk ke menu Business Settings. Nah, di bagian sebelah kiri, cari menu Brand Safety kemudian klik Domain.
Di sini kamu tinggal tambah domain kamu. Ketik nama domain tanpa https atau www, cukup domain murni. Setelah domain masuk, Meta bakal kasih tiga pilihan verifikasi, yakni file HTML, meta tag, atau DNS.
Pilih DNS biar gampang. Pada tahap ini, panduan verifikasi domain di Meta Ads juga menegaskan pentingnya memasukkan domain yang benar. Salah ketik huruf aja bisa bikin proses validasi gagal total.
2. Masukkan TXT Record ke DNS Domain
Setelah pilih DNS verification, Meta bakal kasih satu kode TXT yang bentuknya panjang. Nah, kode inilah yang kamu tempelkan ke DNS. Kalau kamu pakai domain tanpa hosting, biasanya tinggal buka DNS manager dari penyedia domain.
Masuk ke bagian TXT record, isi kolom hostname dengan nama domain kamu, lalu paste kode TXT dari Meta ke kolom Value/Destination.
Kalau domain kamu pakai hosting cPanel, kamu tinggal buka Zone Editor, pilih domain, dan tambahkan TXT record baru. Tempel kode yang sama ke dalam kolom value.
Banyak orang gagal di fase ini cuma karena salah tempat atau salah kolom. Makanya, selalu cek dua kali biar aman. Kamu juga bisa pakai bantuan referensi seperti Facebook domain verification biar lebih yakin sama langkah-langkahnya.

3. Validasi DNS Record
Setelah kodenya sudah ditempel, kamu belum bisa langsung klik verify. Kamu perlu nunggu dulu propagasi DNS, biasanya sekitar beberapa menit sampai 1×24 jam.
Biar nggak salah langkah, kamu bisa cek apakah TXT record kamu sudah terbaca lewat tool DNS checker. Masukkan domain kamu dan pilih TXT. Kalau kode yang muncul sama kayak yang dikasih Meta, berarti setting kamu sudah benar.
Baru setelah itu kamu balik lagi ke Business Manager dan klik Verify Domain. Kalau semua prosesnya bener, tanda centang hijau bakal muncul. Kalau belum, tunggu beberapa jam lagi. Kadang propagasi DNS memang bisa lebih lama dari perkiraan.
Nah, sampai sini, kamu sudah resmi menyelesaikan inti dari panduan verifikasi domain di Meta Ads.
=> Ketika kita menggunakan 1 trik marketing secara berulang-ulang maka audiens akan bosan.
Solusinya baca ebook Takuton agar bisa membuat lebih banyak variasi konten promosi. DOWNLOAD EBOOK DISINI
Kesalahan Umum Saat Verifikasi Domain & Cara Menghindarinya
Meskipun langkah-langkahnya terlihat sederhana, tetap ada beberapa kesalahan umum yang sering bikin orang gagal verifikasi. Makanya, bagian ini penting banget buat kamu pahami sebelum mulai.
- Kesalahan pertama adalah salah menaruh TXT record. Banyak orang salah menaruh di kolom Name/Host. Harusnya kolom itu tetap kosong atau diisi dengan “@” tergantung penyedia domain. Kalau kamu salah isi, Meta nggak bakal nemuin record-nya.
- Kesalahan kedua adalah menaruh meta tag di posisi yang salah. Buat kamu yang pilih verifikasi dengan Facebook domain verification Meta tag, meta tag harus ditempel di section , bukan .
- Kesalahan ketiga adalah terburu-buru klik Verify Domain sebelum propagasi selesai. Meski kamu merasa udah bener, DNS itu butuh waktu. Kamu harus sabar sedikit.
- Kesalahan terakhir adalah lupa masukin domain ke Facebook domains list. Setelah diverifikasi, domain kamu otomatis masuk ke daftar domain aman di Meta. Tapi kalau domain kamu punya subdomain lain seperti landing page, semua harus diverifikasi terpisah.
- Dengan menghindari semua kesalahan ini, panduan verifikasi domain di Meta Ads kamu bakal berjalan lebih mulus.

Nah, sampai sini kamu sudah membaca panduan verifikasi domain di Meta Ads yang lengkap, simpel, dan gampang diikuti. Proses yang awalnya keliatan ribet sebenarnya bisa banget kamu selesaikan dalam waktu singkat asalkan kamu ikuti langkah-langkahnya dengan benar.
Dengan domain yang sudah diverifikasi, iklan kamu lebih aman, performanya meningkat, dan kontrol penuh ada di tangan kamu.
Semoga panduan verifikasi domain di Meta Ads ini bisa bantu kamu jalanin kampanye lebih maksimal tanpa drama lagi, dan semoga bermanfaat!
BACA BLOG MAGANG DIGITAL : BLOG








